
Bogor — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Bogor menggelar workshop bertema “Integrasi Deep Learning dan Nilai-Nilai Cinta dalam Kurikulum Madrasah” sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memperkuat pendidikan karakter. Kegiatan ini diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan dengan antusias.
Workshop secara resmi dibuka oleh Kasubag Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Bogor bersama Kepala MAN 4 Bogor. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa madrasah perlu terus berinovasi dalam pembelajaran, memanfaatkan perkembangan teknologi seperti pendekatan deep learning tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan.
Kepala MAN 4 Bogor juga menegaskan bahwa integrasi teknologi dan nilai karakter merupakan langkah strategis untuk menciptakan pembelajaran yang seimbang antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Ia berharap workshop ini dapat menjadi momentum peningkatan kompetensi guru dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik.
Materi workshop mencakup konsep pembelajaran deep learning (pembelajaran mendalam), strategi implementasi dalam proses belajar mengajar, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan nilai-nilai cinta seperti empati, toleransi, kepedulian sosial, dan akhlak mulia dalam kurikulum madrasah. Peserta juga mengikuti diskusi dan praktik penyusunan perangkat ajar berbasis integrasi tersebut.
Melalui kegiatan ini, MAN 4 Bogor berharap para pendidik mampu menerapkan inovasi pembelajaran yang lebih humanis, relevan, dan kontekstual sehingga dapat mencetak generasi madrasah yang unggul, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
